Kabar Rakyat Merdeka | Portal Berita Terbaru

Fakta Menarik Tari Tradisional Kecak Bali yang Menakjubkan

Fakta Menarik Tari Tradisional Kecak Bali yang Menakjubkan

Fakta Menarik Tari Tradisional Kecak Bali yang Menakjubkan – Saat berkunjung ke Bali. Ada begotu banyak wisatawan yang menyempatkan dirinya untuk menyaksikan tari kecak. Tidak heran jia tarian ini telah terkenal sampai ek mancanegara. Meski gerakannya sederhana, tetapi jumlah penarinya yang cukup banyak membuat tarian unik dan menarik/

1. Gerakan yang Monoton

Menurut buku Unsur Tari dan Simbolnya, tarian dari Bali ini memiliki gerakan yang monton atau tidak banyak variasi. Para penari menggerakan tangan di atas kepala sambil duduk melingkar. Tidak ada alat musik yang di mainkan pada hal saat lari kecak yang ada di Garuda Wisnu Kencana Ubud maupun idtempat lainnya seperti seseorang yang sedang melakukan pemujaan upacara Sanghyang.

2. Iringan Tarian

Pada saat tari berlangsung tari kecak berlangsung para oenari akan mengeluarikan suara “cak” sehingga membentuk musik akapela. Seseorang yang bertinndik sebagai pemimpin akan memberi tekanan nada tinggi atau renda, seseorang lainnya mengantarkan alur cerita. Dalam tarian ini ada beberapa properti yang terlihat, seperti bara api, bunga kamboja, gelang kerincing, selendang hitam putih, topeng dan tempat sesajen yang membuatnya terkesan semakin sakral dan miskis.

3.Drama yang Dimainkan

Trai kecak mengisahkan cerita Ramayana yang berusaha membebaskan Dewi Sinta dari tangan Rahwana. Secara garis besar ada lima bagian cerita. Bagian satu ceritanya menceritakan keberadaan Ramayana dan Dewi Shinta di dalam sebuah hutan dan di susul kemudian dengan kemuculan kijang emas. Di akhir cerita. Shinta berhasil di culik Rahwana, lalu di bawah ke Alengka yang merupakan kerajaan Rahwana,

Baca Juga : Fakta Menarik Gunung Leuser Habitat Alami Satwa Eksotis

Bagian dua menceritakan Dewi Shinta yang di tawan di lingkungan kerajaan Alengka. Dia di jaga oleh keponakan Rahwana yaitu Trijata. Shinta bersedih dan berharap Ramayana datang membebaskan dirinya. Hanoman sebagai utusan Ramayana datang kepada Shinta. Dia memberi isyarat bahwa Ramayana akan menyelamatkan Shinta. Pada akhir cerita di bagian kedua. Hanoman mengacak-acak keraton Alengka. Dia membakar bangunan serta taman. Kemudian di bagian kelima kemenangan Ramayana atas Rahwana di ceritakan. Nah, Dewi Shinta juga berhasil dibebaskan dan berhasil bertemu dengan Ramayana.

4. Busana Sederhana

Menurut buku Unsur Tari dan Simbolnya busana yang dikenakan dalam tari kecak hanya berupa kain yang di bentuk menjadi celana pendek. Bagian atasnya terbuka tanpa baju yang kemudian sebuah hiasangan setangkai bunga di sematkan di telinga.

5. Tempat Pertunjungan yang Eksotis

Berlokasi di bali, Tari kecak memiliki daya tarik tersendiri. Menurut situs pesona travel Kemenparekraf.

Exit mobile version