Tradisi Menarik Seputar Pernikahan dari Berbagai Negara

Tradisi Menarik Seputar Pernikahan dari Berbagai Negara – Lempar bunga adalah salah satu tradisi pernikahan yang paling di kenal di berbagai negara. Khususnya di negara Eropa dan negara-negara bagian barat. Dalam tradisini ini, pengantin wanita melemparkan buket bunganya kearah tamu yang belum menikah dan siapapun yang menangkapnya di yakini akan segera menyusul naik kepelaminan. Selain lempar bunga, ada banyak tradisi unik lainnya dalam pernikahan yang dilakukan diberbagai belahan dunia. Beberapa di antaranya memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan keberuntungan , kebahagiaan atau persiapan dalam kehidupan rumah tangga.

1, Menggunakan Mahkota untuk Mengusir Roh Jahat di Norwegia

Pengantin perempuan di Norwegia mengenakan mahkota emas dan perak yang di hiasi lonceng kecil. Setiap langkahnya akan menghasilkan suara gemerincing yang diyakini mampu mengusir roh jahat.

2. Lasso di Meksiko

Dalam pernikahan tradisional Meksiko, pasangan  yang sedang mengucap janji suci akan di lingkari “el lazo” atau lasso yang merupakan tali berbentuk angka delapang. Simbol melambangkan ikatan pernikahan yang abadi seperti bentuk infinity.

3. Penembakan Anak Panah di Tiongkok

Di Tiongkok, calon pengantin pria akan menembakkan beberapa anak panah tanpa ujung ke arah pasangannya. Setelah di kumpulkan, panah tersebut di patahkan dalam upacar pernikahan sebagai simbol cinta yang tidak akan luntur.

4. Meniup Pu di Hawaii

Pu atau kerang laut yang di tiup sebagai tanda perayaan menjadi bagian dari pernikahan tradisional hawaii. Tiupan ini biasanya di lakukan oleh penghulu sebelum upacara dimulai atau sesaat setelah pengantin berciuman.

Baca Juga : Fakta Menarik Seputar Menara Pisa Ikon Negara Italia

5. Memecahkan Lonceng di Guatemala

Di Guatemala, ibu dari pengantin pria akan memecahkan lonceng keramik berwarna putih yang berisi beras dan tepung. Tradisi ini di percaya membawa keberuntungan dan kesejahteraan bagi pasangan yang baru menikah.

6. Menangis China

Jika umumnya menangis di acara pernikahan itu terjadi secara alami. Karena luapan rasa haru, beda di beberapa daerah di china. Ada tradisi yang mengharuskan mempelai wanita menangis satu jam setiap hari selama sebulan sebelum hari pernikahan. Sepuluh hari dalam masa ritual itu, calon mempelai wanita harus menangis dengan ibunya dan 10 hari selanjutnya neneknya bergabung. Lalu akhirnya semua anggota keluarga wanita memangis bersama. Tradisi aneh itu di sebut Zuo Tang di Provinsi Sichuan Barat. Ritual ini di katakan berasal dari era Negara-negara berperang dunia. Ketika ibu dari seorang putri Zhao menangis di pernikahannya.

7. Pengantin Wanita Diculik Rumania

Di Rumania, jika pengantin wanita menghilang sebelum pernikaham bukan berarti ia bersikap dingin. Sebaliknya, sudah menjadi tradisi bagi calon pengantin untuk di culik oleh teman dan keluarganya sebelum pernikahan. Seperti halnya role-play untuk mendapatkan pengantina wanita kembali. Pengantin pria harus membayar uang tebusan, bisa melalui tindakan rmantis atau mengiri gelasnya dengan sampanye.

8. Pengantin Wanita di Beri Seekor Angsa Korea

Kebanyakan pengantin baru di beri hadiah aksesoris rumah baru atau uang untuk memulai hidup baru bersama. Namun di Korea, calon pengantin menukar angsa dan bebek kayi di hari pernikahan mereka sebagai tanda komitmen merea. Secara historis, calon pengantin pria juag memberikan angsa atau bebek liar kepada ibu mertuanya yang baru. Hewan Monogami melambangkan niat murni dan kesetiaan mempelai pria kepada mempelai wanita.

9. Diberikan Batu Khusus untuk Dipegang Australia

Upacara pernikahan di Australia mungkin menampilkan tradisi mangkuk persatuan. Setibanya di sana, para tamu di berikan batu yang harus mereka pegang selama upacara. Setelah selesai para tamu kemudian meletakkan batu-batu tersebut di rumah mereka, sebagai penghormatan kepada teman dan keluarga yang hadir.