Fakta Menarik Gunung Leuser Habitat Alami Satwa Eksotis

Fakta Menarik Gunung Leuser Habitat Alami Satwa Eksotis – Bagi kamu yang menyukai wisata pendakian gunung, tentu nama Gunung Leuser sudah tidak asing lagi. Bahkan menjadi salah satu destinasi pendakian gunung yang wajib masuk daftar list pendakian. Keunikan, kekhasan dan tantangan petualangan dengan hutan belantaranya menjadi salah satu faktor yang tidak di miliki destinasi pendakian gunung lainnya. Bahkan bagi para penelitian lokal maupun mancanegara, Gunung Leuser merupakan surganya.

1. Bagian dari 5 Taman Nasional Pertama di Indonesia

Sebenarnya sebagai kawasan konservasi, kawasan Leuser sudah di mulai sejak masa Hindia Belanda yaitu sekitar tahun 1920-an. Kemudpenian menjadi 1 dari suaka alam pertama di Indonesia bersama TN Baluram, TN Komodo, TN Ujung Kulon dan TN Gunung Gede Pangrango. Yang di deklarasikan pada 6 Maret 1980 sebagai Taman Nasional, mellaui SK Menteru Pertanian No 811/Kpts/Um/II/1980.

2. Berada di Dua Provinsi

Taman Nasional Gunung Leuser mengantongi luas hingga 838.872 Ha. Dan secara administrasi berada di dalam dua provinsi, Provinsi Aceh (75,27%) dan Provinsi Sumatera Utara (24,73). Dengan kondisi topografi, mulai dari garis pantai hingga pegunungan di atas ketinggian lebih dari 3.400 meter di atas permukaan laut (mdpl)

3. Menyandang 3 Predikat Internasional

Begitu agungnya suaka tropis TNGL. Tidak heran jika menyandang 3 predikat Internasional/ Setahun setelah di tetapkan sebagai taman nasional. Tepatnya pada 1981, TNGL diĀ  tetapkan sebagai Cagar Biosfer-kawasan ekosistem daratan atau pesisir yang di akui oleh Program Man and the Biosphere UNESCO (MAB-UNESCO) untuk mempromosikan keseimbangan hubungan antara manusia dengan alam.

Baca Juga : Fakta Red Spider Lily Atau Higanbana Bunga Yang Identik Dengan Kematian

Kemudian pada, 2004 bersama dengan TN Kerinci Seblat dan TN Bukit Barisan Selatang. Di tetapkan oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Satu kesatuan terpadu Tropical Rainforest Heritage of Sumatera (TRHS). Setahun sebelumnya, pada 2003, TNGL juag sudah menyandang status sebagai ASEAN Heritage Parks – upaya untuk melestarikan daerah tertentu yang memiliki keanekaragaman hayati atau keunikan yang luar biasa di seluruh negara ASEAN.

4. Memiliki Ekosistem yang Lengkap

TamanNasional Gunung Leuser, merupakan salah satu kawasan perlindungan flora dan fauna terbesar di Asia Tenggara. Keragaman ekosistemnya tersebar mulai dari tepi pantai hingga pegunungan yang diselimuti belantara hutan lebat khas hujan tropis hingga sub alpine-pesisir pantai dan hutan bakau, hutan hujan dataran rendah. Hutan pegunungan rendah dan hutan pegunungan sub-alpine.

5. Rumah Beragam Flora dan Fauna

Taman Nasional Gunung Leuser sebagai bagian dari Kawasan Ekosistemm Leuser. Meurpakan kawasan hutan hujan tropis terpenting yang berada di Asia Tenggara. Kaya akn beragam jenis flora dan fauna. Jenis flora yang ada di TN Gunung Leuser merupakan flora di Semenanjung Malaysia, pulau Kalimantan, pulau Jawa dan bahkan hingga Filipina. Lebih dari 4.000 jenis tumbuhan hidup dalam kawasan ini. Beberapa di antaranya endemik, langka dan dilindungi.

6. Rumah Bagi 4 Spesies Kunci atau Satwa Dunia

Menariknya, TNGL menjadi satu-satunya rumah di dunia, di mana 4 satwa eksotis. Harimau Sumatera, Orangutan Sumatera, Gajah Sumatera, Badak Sumatera dan yang terpenting mendapat perhatian dunia, hidup bersama-sama dalam satu kawasan. Namun, keberadaan keempatnya saat ini semakin terdesak. Kebakaran hutan, jerat, perburuan dan penetrasi habitat aslinya, adalah sebagian hal yang terus mengancam keberadaan mereka. Dan perburuan dengan jerat itu menjadi ancaman yang cukup tinggi saat ini.