Fakta Menarik Tarsius Mentilin, Primata Terekecil Dari Bangka Belitung
Fakta Menarik Tarsius Mentilin – Mentilin merupakan sebuah sebutan masyarakat lokal pulau bangka bagi primata kecil yang eksotis yang memiliki nama latin tarsius bancanus. Merupakan seekor primata yang memiliki tubuh yang sangat kecil dengan panjang hanya 12-15 cm dengan berat berkisar 115-130 gram.
Selain itu, dia juga juga sering di sebut sebagai kera hantu karena sekilas terlihat seperti perpaduan dari kedua nama tersebut. Dan uniknya lagi dia bisa memutar kepalanya hingga 180 derajat seperti burung hantu. Selain itu mentilin juga termasuk hewan yang nokturnal arboreal yang berarti dia aktif pada malam hari dan hidupnya di atas pohon. Selain hal berikut, masih ada beberapa fakta menarik tarsius mentilin lain, sebagai berikut :
1. Habitat Dan Sebaran
Masyarakat di pulau bangka umumnya menyebutnya dengan mentilin. Habitat hewan ini di sana biasanya sering di temukan di kawasan hutan karet yang bercampur dengan hutan bambu dan juga perkebunan lada. Dia sering berada di pohon yang memiliki ketinggian berkisar 1,5 m keatas sebagai tempat beristirahat di siang hari.
Baca Juga : Fakta Menarik Kuda Yakut, Dapat Bertahan Di Tempat Paling Dingin Di Dunia
2. Peran Dalam Ekosistem
Hewan ini sangat berperan penting dalam ekosistem yang ada di kepulauan tersebut. Saat ini, hanya dia satwa unik yang merupakan primata satu-satunya yang merupakan karnivora. Karena dia memangsa serangga seperti semut, belalang, kumbang, kupu-kupu, dan jangkrik. Tidak hanya serangga, dia juga pemangsa vertebrata seperti kelelawar buah yang kecil, burung, laba-laba, kadal hingga ular. Lalu karena jumlah hewan ini terus mengalami penurunan, mengakibatkan jumlah serangga yang merupakan hama tanaman, telah mengalami peningkatan yang banyak merugikan warga setempat.
3. Ancaman Dan Tantangan Konservasi
Tingkat populasi mentilin saat ini terus mengalami penurunan yang sangat mengkhawatirkan. IUCN bahkan telah menetapkan statusnya sebagai terancam bahaya. Dan dengan bantuan pemerintah, hewan ini telah masuk dalam spesies yang di lindungi. Status ini juga di dasarkan pada keadaan habitat mentilin yang semakin terancam. Kekurangan ketersediaan habitat dan juga perburuan liar membuat populasi hewan mungil ini terus mengalami penurunan.
4. Reproduksi Dan Prilaku Sosial
Umumnya hewan ini akan memilih untuk hidup berpasangan atau dalam kelompok keluarga kecil. Menurut para pengamat, mentilin jantan akan memanggil betina ke wilayahnya sebagai bagian dari pendekatan selama beberapa jam. Sang betina akan menentukan yang akan mereka sukai dalam beberapa waktu bersama tersebut.
5. Upaya Pelestarian
Masih ada harapan yang belum padam, karena upaya konservasi dan pelestarian akan terus di lakukan untuk bisa menjaga hewan kecil yang lucu ini. Para pecinta lingkungan dan berbagai lembaga swadaya sudah mulai banyak melakukan pelepas liaran mentilin yang sebelumnya banyak di tangkap dan terluka.
Demikianlah sedikit informasi tentang fakta menarik tarsius mentilin yang merupakan primata terkecil dari bangka belitung. Semoga dengan berbagai upaya pelestarian yang di lakukan beberapa pihak bisa sedikit membantu meningkatkan populasi mereka.