Fakta Tentang Sampah Plastik, Limbah Manusia Yang Berdampak Buruk Pada Lingkungan

Fakta Tentang Sampah Plastik – Sampah Plastik merupakan salah satu hal yang telah menjadi masalah lingkungan terbesar di dunia. Plastik yang telah di ciptakan manusia untuk bisa mempermudah, kini malah menimbulkan dampak yang serius terhadap ekosistem dan juga kesehatan manusia itu sendiri. Sayangnya masih ada banyak orang yang belum juga menyadari akan bahaya sampah plastik dan membuangnya dengan sembarangan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui seberapa berbahaya sampah plastik untuk semua kehidupan di bumi. Dan karena dari itu berikut beberapa fakta tentang sampah plastik yang harus kalian ketahui dan pahami. Sebagai berikut :

1. Mayoritas Sampah Di Laut Adalah Sampah Plastik

Fakta paling mengkhawatirkan yang pertama adalah mayoritas sampah yang ada di lautan adalah sampah plastik. Menurut bebagai penelitian dan penelusuran, sekitar 80% sampah yang ada di lautan terdiri dari plastik yang berasal dari dataran. Limbah plastik ini meliput botol, sedotan, kantong plastik, dan kemasan makanan yang mengalir dari sungai, pantai maupun dari kegiatan industri.
Hal ini menyebabkan kerusakan pada ekosistem laut. Seperti penyu yang memakan kantong plastik yang mengapung karena mengiranya sebagai ubur-ubur. Lau burung dan ikan yang menelan serpihan plastik dan berakhir di perut mereka dan bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga : Fakta Menarik Seputar Menara Pisa Ikon Negara Italia

2. 17 Miliar Sampah Plastik Dari Supermarket

Supermarket merupakan salah satu penyumbang sampah plastik terbesar. Setiap tahunnya di perkirakan ada 17 miliar kantong plastik sekali pakai yang di gunakan supermarket di seluruh dunia. Meski sudah banyak negara yang meberikan larangan dan pengurangan kantong plastik sekali pakai. Namun jumlah sampah yang di hasilkan tetap masih sangat besar.

3. Sampah Plastik Terurai Dalam 100-500 Tahun

Salah satu hal yang membuat sampah plastik berbahaya adalah lama waktu yang di butuhkan untuk bisa terurai secara alami. Karena plastik akan memakan waktu antara 100 sampai 500 tahun lamanya untuk bisa benar-benar terurai oleh lingkungan. Dan parahnya meskipun mereka sudah terurai, ia tidak sepenuhnya hancur, melainkan terpecah menjadi partikel kecil yang di kenal sebagai mikroplastik. Dan itu akan menyebar keseluruh dataran, air, hewan dan kemudia di komsumsi oleh manusia. Meski belum di ketahui dengan jelas efek sampingnya, namun plastik akan menimbulkan masalah selama berabab-abad lamanya.

4. Indonesia Penghasil 66 Juta Ton Sampah Plastik

Sebagai negara yang memiliki populasi yang padat, indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia. Menurut data yang terkumpul, indonesia menghasilkan 66 juta ton sampah setiap tahunnya. Dan banyak dar sampah tersebut tidak di kelola dengan baik dan menyebabkan banyak pencemaran lingkungan, terutama lautan.

5. Hanya 10% Sampah Plastik Yang Di Daur Ulang

Meskipun sudah ada banyak kampanye tentang daur ulang plastik yang semakin gencar. Namun kenyataannya hanya ada sekitar 10% dari total sampah plastik saja yang benar-benar di daur ulang. Ada banyak faktor yang menyebabkan rendahnya angka tersebut, seperti kurangnya infrastruktur yang memadai, biaya tinggi dalam memproses platik tertentu, dan juga kesulitan dalam memisahkan jenis platik yang bisa di daur ulang dari berbagai sampah lainnya. Dan plastik yang tidak bisa di daur ulang akan berakhir di pembungan akhir atau di bakar, yang kemudian menghadirkan masalah baru seperti polusi udara dan pencemaran tanah.

Itulah sedikit fakta tentang sampah plastik yang harus kalian ketahui. Untuk bisa meningkatkan angka daur ulang, akan sangat di perlukan kesadaran semua masyarakat, regulasi yang jauh lebih kuat, dan juga teknologi yang bisa lebih efisien dalam menangani jenis plastik.