Keunikan Budaya Negeri Filipina yang Mengejutkan

Keunikan Budaya Negeri Filipina yang Mengejutkan – Kebudayaan Filipina merupakan perpaduan antara tradisi asli penduduk setempat dengan tradisi yang di perkenalkan pada zaman kolonial. Namun baik yang asli keturunan Filipina atau yang di pengaruhi oleh asing. Beberapa kebudayaan telah di anggap sebagai kebudayaan khas Filipina. Berikut kami berikan beberapa keunikan budaya Filipina. Kebudayaan Filipina merupakan antara tradisi asli penduduk setempat dengan tradisi yang di perkenalkan pada zaman kolonial. Namu baik yang asli keturunan Filipina.

1. Jeepney

Kendaraan yang di sebut Raja Jalanan ini adalah ikon populer pariwisataFilipina karena Jeepney hanya ada di Filipina. Di anggap sebagai kendaraan umum yang paling banyak di pakai di negara tersebut. Jeepney pada asalnya dibuat dari jip tentara AS yang tertinggal dari Perang Dunia II. Mungkin perkataan portmanteau kombinasi jip dan jitney. Kedua-dua perkataan slanga lazim dalam vernakuler yang populer aadalah jitney yang menjadi istilah populer untuk kendaraan teksi Amerika. Sumber-sumber lain memihak kepada penjelasan yang jauh kurang mungkin bahwa ia merupakan portmanteau “jeep” dan “lutut” karena penumpang duduk sangat dekat dengan satu sama lain. Sering di gunakan untuk penggunakan komersial atau institusi.

2. Tamaraw

Tamaraw adalah kerbau kerdil Mindoro yang merupakan satu-satunya sapi endemic di Filipina. Pemerintah di sana mengatakan ada kurang lebih 10 tahun ekor tamaraw yang hidup di Mindoro di awal tahun 1.900an. Sayangnya karena beberapa hal spesies tersebut telah di nyatakan hampir punah sejak tahun 2000.

3. Ikan Sinarapan

Sinarapan yang secara ilmiah di sebut Mistichthys luzonensis. Merupakan spesies ikan terkecil yang di perdagangkan di dunia. Spesies ini hanya di temukan di wilayah Bicol, perairan Camerines Sur. Termasik Danau Buhi dan Bato, usaha konsevasi telah dilakukan setelah ikan tersebut terancam punah karena terlalu banyak di tangkap.

Baca Juga : Tradisi Dan Budaya Yang Unik Di Negara Qatar

4. Balut

Jadi balut adalah telur yang berisi embrio bebek/asam yang berumur sekitar 18-21 hari. Makanan yang konon berasal dari China dan di kenal dengan sebutan maodan ini sering di jual pedang kaki lima. Sebelum bisa di cemil santai seperti kacang goreng di Indonesia. Telur harus di rebus terlebih dahulu selama 20 menit. Tentu saja embrio di dalamnya di rebus dalam keadaan hidup-hidup. Ternyata orang Filipina sendiri benci dan cinta dengan balut. Ada yang suka banget dan ada yang tidak mau menyentuh. Makanan yang di percaya menjadi obat kuat karena mengandung protein tinggi ini sudah di perkenalkan sejak kecil.

Biasanya anak-anak sekolah di Filipina yang melakukan penelitian biologi menggunakan balut untuk mengamati anatomi unggas. Begitu pelajaran selesai guru akan menyuruh murid untuk makan balut. Bahkan jika ada murid yang menolak nilai mereka akan dikurangi. Cara makan balut juga bermacam-macam sesuai dengan selera. Kamu bisa mulai pecahin bagian atas telur terus seruput cairan yang ada di dalemnya. Jika sudah kamu bisa lanjut kupas hingga setengah bagian kuning telurnya.

5. Makanan Penutup Halo-Halo

Halo-halo atau halu-halo merupakan bahasa Tagalog yang berarti campur. Ini adalah es campur dari Filipina setelah di serut es di hidangkan di dalam mangkuk atau gelas tinggi dengan yambahan isi yang beragam seperti kolang-kaling (kaong), pisang, nata de coco, kelapa kopyor (makapuno), pacar cina dan kacang-kacangan dan umbi yang di masak manis. Di atasnya di tuangkan susu evaporasi atau susu kental manis.

6. Dinuguan

Dinuguan merupakan daging babi namun kadang juga menggunakan usus babi dan hati babi. Nah, dinuguan merupakan darah dan daging babi yang di rebus dan di masak peda dengan perpaduan bumbu bawah putih, cabai dan cuka. Biasa di sajikan dengan nasi putih atau kue beras. Kamu bisa menambahkan santan dalam darah dan buat yang doyan peda bisa menambahkan cabai.