Alkisah Bloody Mary Ratu Inggris Mary I yang Kejam
Alkisah Bloody Mary Ratu Inggris Mary I yang Kejam – Jika kamu merupakan salah satu penggemar film horror. Pasti sudah tidak asing dengan nama Bloody Mary. Sosok ini di kenal sebagai penyihir yang bernama Mary Worth. Ia percaya sudah hidup lebih dari seratus tahun dan memiliki ilmu hitam. Mesti telah hidup lama, Mary di percaya memiliki penampakan cantik dan masih muda. Ia sering muncul di cermin dan mengambil nyawa para korbannya. Penyihir ini akan menggunakan gadis gadis muda sebagai tumbal untuk memperkuat ilmu hitamnya.
Ini merupakan sosok nyata dan terkenal di Inggris. Alkisah kerajaan Inggris yang pernah di pimpin oleh beberapa ratu, salah satunya adalah Ratu Mary I yang merupakan ratu kejam. Saking kejamnya ia mendapatkan julukan Bloody Mary.
Masa Kecil Mary I
Mary Tudor atau Mary I merupakan ratu Inggris yang memerintah pada tahun 1553 hingga kematiannya pada 1558. Dia mendapatkan julukan Bloody Mary karena membantai ratusan orang dengan membakar mereka di tiang pancang. Lahir pada 18 February 1516 di Istana Placentia di Greenwich, Inggris. Beliau, Mary Tudor atau yang di kenal dengan nama mary I merupakan putri pertama dari pasangan Raja Henry VII dengan istrinya pertamanya, Catherine dari Aragon. Namun. Ayah Mary menginginkan anak laki-laki untuk di jadikan penggantinya. Sebagai gantinya, dia menikahi Anne Boleyn pada 1520. Tidak hanya meninggalkan ibunya, Henry VII juga membuang Mary Tudor ke Welsh dan mencoretnya dari daftar pewaris tahta.
Karena tidak memiliki anak laki-laki. Raja Henry akhirnya menikahir Anne Boleyn, salah satu dayang Catherine, Setelah Anne melahirkan Elizabeth Henry yang tidak mencintai Anne lagi memberikan tuduh palsu dan memenggal kepala Anne Boleyn pada 1536. Setelah menghukum mati Anne, Henry menikahi Jane Seymour. Yang akhirnya melahirkan seorang putra bernama Edward. Pada tahun 1544, Henry VII mengembalikan Mary Tudor dan Elizabeth I ke Istana. Mengembalikan posisi mereka sebagai pewaris kedua setelah Edward.
Baca Juga : Fakta Menarik Bunga Bunga Hibiscus Yang Harus Di Ketahui
Kudeta Mary Terhadap Kerajaan Inggris dan Menjadi Ratu Pertama
Ketika Edward VI mewarisi takhta di usia 9 tahun pada 1547. Mary harus menghadapi perbedaan di antara mereka yang terkait agama. Berbeda dengan Edward dan Elizabeth I yang menganut protestan, Mary Tudor merupakan seorang penganut katolik yang taat. Namun Edward tidak berumur panjang ia meninggal karena penyakit tubercolosis pada tahun 1553. Sehingga sepupu jauh Edward naik takhta.
Jane Grey meminta ayah mertuanya untuk menangkap Mary. Kemudian Mary yang tidak terima dengan naiknya Jane Grey memutuskan kabur ke East Anglia mengumpulkan pasukan dalam waktu sembilan hari. Mary berhasil menaklukkan Northumberland menggulirkan dan memproklamasikan dirinya sebegaai ratu karena menikahi. Seorang raja, memerintah dengan haknya sendiri yang membuatnya menjadi ratu Inggris pertama sepanjang sejarah.
Masa Pemerintahan Mary I
Selama masa pemerintahannya, Mary Tudor berusaha untuk mengembalikan kerajaan Inggris pada agama katolik. Ia juga menghapus banyak hukum agama yang di buat oleh ayah dan saudara tirinya dan memulihkan doktrin gereja Katolik. Setelahnya Mary menikahi Philip II putra Kaisar Charles V daru Spanyol untuk mempererat aliansi dari komunitas Katolik. Dengan lima tahun kepemimpinannya. Mary membakar sekitar 300 orang protestan yang menolak merubah keyakinannya menjadi Katolik. Untuk kejahatannya itu sang ratu di juluki Bloody Mary oleh rakyatnya sendiri. Meski pada awalnya pernikahan Mary dengan Philip II berjalan baikm namun tidak adanya keturunan di antara mereka menimbulkan masalah tersendiri.