Fakta Menarik Bunga Serunai Yang Harus Di Ketahui

Fakta Menarik Bunga Serunai Yang Harus Di Ketahui – Bunga serunai, yang juga di kenal sebagai bunga krisan dan memiliki nama ilmiah chrysanthemum, memiliki tampilan fisik yang khas dengan kelopak bertumpuk dan ragam warna yang luas. Di Indonesia, bunga ini umum di gunakan sebagai penghias ruangan, elemen buket wisuda. Hingga dekorasi acara pernikahan karena harganya relatif terjangkau dan ketersediaannya melimpah sepanjang tahun. Di balik penggunaannya sebagai tanaman hias. Bunga serunai memiliki makna budaya yang berbeda di berbagai negara dan kerap di kaitkan dengan konteks tertentu yang tidak selalu bersifat positif. Perbedaan penafsiran inilah yang membuat bunga ini di anggap sensitif di sejumlah budaya. Berikut di bawah ini ada beberapa fakta menarik bunga serunai yang harus di ketahui.

Makna Nama Yang Merujuk Pada Logam Mulia

Asal-usul nama bunga ini sebenarnya memiliki kaitan erat dengan tampilannya yang menyerupai emas pada varietas aslinya. Nama Chrysanthemum berasal dari awalan bahasa yunani chrysos yang berarti emas dan anthemon yang berarti bunga. Meskipun secara harfiah berarti bunga emas, kemuliaan namanya justru sering di salahartikan dalam konteks kado. Di beberapa wilayah, keagungan nama ini di anggap terlalu formal dan kaku. Sehingga lebih sering muncul dalam penghormatan resmi di pemakaman dari pada sebagai ungkapan kasih sayang yang kasual atau santai.

Simbolisme Mendalam Di Tiongkok Dan Jepang

Dalam budaya asia timur, bunga serunai memiliki makna yang sangat kuat dan sering kali di kaitkan dengan nilai-nilai filosofis yang tinggi. Di tiongkok bunga ini melambangkan keanggunan serta umur panjang. Bahkan masuk dalam kelompok empat tanaman mulia yang merepresentasikan kepribadian luhur menurut budaya konfusius. Sementara itu, di jepang bunga ini memiliki status yang sangat sakral karena merupakan simbol nasional yang melambangkan matahari serta keluarga kekaisaran. Meskipun memiliki makna positif seperti kesucian dan keabadian. Penggunaannya tetap harus hati-hati karena bunga serunai putih lebih sering muncul dalam konteks pemakaman sebagai bentuk simpati data penghormatan bagi mereka yang telah tiada.

Baca Juga: Tips Menyelamatkan Diri Saat Bertemu Hewan Buas Di Alam Liar

Kemampuan Menyaring Polutan Udara Yang Berbahaya

Terlepas dari statusnya sebagai bunga pemakaman di banyak tempat. Bunga serunai merupakan salah satu tanaman terbaik untuk membersihkan lingkungan dari polutan berbahaya. Serunai memiliki kemampuan luar biasa dalam menyaring benzena. Yaitu kimia yang bisa menyebabkan pusing dan sakit kepala yang sering di temukan pada deterjen, plastik, dan cat. Tanaman ini bekerja sangat efektif dalam menetralkan racun di udara sehingga kualitas oksigen di dalam ruangan menjadi jauh lebih baik untuk pernapasan. Sayangnya, banyak orang lebih memilih untuk tidak menanamnya di dalam rumah. Karena lebih mementingkan mitos atau stigma budaya yang melekat pada bunga ini dari pada manfaat kesehatannya yang nyata.

Label Bunga Kematian Di Benua Eropa

Masyarakat di prancis, italia, belgia, dan spanyol memiliki aturan sosial yang sangat ketat mengenai pemberian bunga serunai. Ini hampir secara eksklusif hanya di gunakan untuk upacara pemakaman atau sebagai karangan duka cita untuk menghormati orang yang telah meninggal dunia. Memberiikan bunga ini sebagai kado ulang tahun atau perayaan kelulusan di negara-negara tersebut bisa di anggap sebagai sebuah penghinaan atau pertanda buruk. Orang eropa sangat menghindari memajang krisan di dalam rumah karena bunga ini di percaya membawa suasana duka atau energi negatif ke dalam lingkungan tempat tinggal mereka.